Lukman Prihandika Blog's

Nrimo ing pandum, urip wis ono sing ngatur

Archive for the ‘Muslim’ Category

Kucing Binatang Kesayangan Nabi Muhammad SAW

with 31 comments

Mitos disekitar keberadaan Kucing

Banyak mitos yang tercipta tentang kucing. Di Mesir, 3000 tahun yang lalu, kucing dianggap sebagai titisan dewa. Sedangkan, di Eropa kucing dianggap sebagai sihir setan atau pembawa bencana. Tak pelak lagi, pada masa abad kegelapan terjadi pemusnahan besar-besaran terhadap hewan lucu ini, hingga menyebar ke Afrika Utara. Padahal, wabah yang oleh masyarakat saat itu dianggap sebagai kutukan adalah jenis penyakit pes yang diakibatkan oleh meledaknya populasi tikus dan penurunan populasi kucing sebagai predator.

Cerita Nabi Muhammad SAW dan Kucingnya.

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, dikala nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada majikannya. Sebgai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang nabi sukai ialah, ia selalu mengeong ketika mendengar azan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan. Bahkan kepada para sahabatnya, nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.
Beberapa diantara orang terdekat nabi juga memelihara kucing. Aisyah binti abubakar shiddiq, istri nabi amat menyayangi kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Abdurrahman bin sakhr al Azdi. diberi julukan Abu huruyrah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.

Penghormatan para tokoh islam terhadap kucing pasca wafatnya Nabi SAW.

Dalam buku yang berjudul Cats of Cairo, Baybars al zahir, seorang sultan dari dinasti mamluk yang terkenal tegas dan berani, ternyata sangat menyayangi kucing. Bahkan al zahir sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan didalamnya.
Tradisi ini akhirnya menjadi adat istiadat di berbagai kota-kota besar negara islam. Hingga saat ini, mulai dari damaskus, istanbul, hingga kairo, masih bisa kita jumpai kucing-kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid tua dengan berbagai macam makanan yang disediakan oleh penduduk setempat.

Pengaruh Kucing dalam Seni Islam.

Pada abad 13, sebagai manifestasi penghargaan masyarakat islam, rupa kucing dijadikan sebagai ukiran cincin para khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang. Bahkan didunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga lainnya.

Kucing yang memberi inspirasi bagi para sufi.

Seorang Sufi ternama bernama ibnu bashad yang hidup pada abad ke sepuluh bercerita, suatu saat ia dan sahabat-sahabatnya sedang duduk santai melepas lelah di atas atap masjid kota kairo sambil menikmati makan malam. Ketika seekor kucing melewatinya, Ibnu bashad memberi sepotong daging kepada kucing itu, namun tak lama kemudian kucing itu balik lagi, setelah memberinya potongan yang ke dua, diam-diam ibnu bashad mengikuti kearah kucing itu pergi, hingga akhirnya ia sampai disebuah atap rumah kumuh, dan didapatinya si kucing tadi sedang menyodorkan sepotong daging yang diberikan ibnu bashad kepada kucing lain yang buta kedua matanya. Peristiwa ini sangat menyentuh hatinya. hingga ia menjadi seorang sufi sampai ajal menjemputnya pada tahun 1067.

Ada juga cerita tentang seorang sufi di Iraq yang bernama Shibli, ia bermimpi dosa-dosanya diampuni setelah menyelamatkan nyawa seekor anak kucing dari bahaya. Selain itu, kaum sufi juga percaya, bahwa dengkuran nafas kucing memiliki irama yang sama dengan dzikir kalimah Allah.

Cerita yang dijadikan sebagai sauri tauladan

Salah satu cerita yang cukup mahsyur yaitu tentang seekor kucing peliharaan yang dipercaya oleh seorang pria, untuk menjaga anaknya yang masih bayi dikala ia pergi selama beberapa saat. Bagaikan prajurit yang mengawal tuannya, kucing itu tak hentinya berjaga di sekitar sang bayi. Tak lama kemudian melintaslah ular berbisa yang sangat berbahaya di dekat si bayi mungil tersebut. Kucing itu dengan sigapnya menyerang ular itu hingga mati dengan darah yang berceceran.

Sorenya ketika si pria pulang, ia kaget melihat begitu banyak darah di kasur bayinya. Prasangkanya berbisik, si kucing telah membunuh anak kesayangannya! Tak ayal lagi, ia mengambil pisau dan memenggal leher kucing yang tak berdosa itu.
Setelah melakukan aksi keji itu, tiba-tiba sang pria tersebut tersentak kaget, bagaimana tidak! ia melihat anaknya terbangun, dengan bangkai ular yang telah tercabik di bawah tempat tidur anaknya. melihat itu, si pria menangis dan menyesali perbuatannya setelah menyadari bahwa ia telah membunuh kucing peliharaannya yang telah bertaruh nyawa menjaga keselamatan anaknya. Kisah ini menjadi refleksi bagi masyarakat islam di timur tengah untuk tidak berburuk sangka kepada siapapun.

Adakah manfaat kucing bagi dunia ilmu pengetahuan?

Salah satu kitab terkenal yang ditulis oleh cendikia muslim tempo dulu adalah kitab hayat al hayaawan yang telah menjadi inspirasi bagi perkembangan dunia zoologi saat ini, Salah satu isinya mengenai ilmu medis, banyak para dokter muslim tempo dulu yang menjadikan kucing sebagai terapi medis untuk penyembuhan tulang, melalui dengkuran suaranya yang setara dengan gelombang sebesar 50 hertz. Dengkuran tersebut menjadi frekuensi optimal dalam menstimulasi pemulihan tulang.

Tak hanya ilmu pengetahuan, bangsa barat juga banyak membawa berbagai jenis kucing dari timur tengah, hingga akhirnya kepunahan kucing akibat mitos alat sihir dapat terselamatkan. (dari berbagai sumber)

Written by brokenz1

July 14, 2010 at 4:33 pm

Posted in Information, Muslim

Tagged with

Bila Al’Quran bisa Bicara…

leave a comment »

Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku.
Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci.
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari.
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesraaaaa sekali !!.
Sekarang engkau telah dewasa… !
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu.
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja? ?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya.
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa.
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan.
Kini … aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian.
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau…..
Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV.
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia.
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan… !!!
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu.
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu.
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku.
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja.
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu.
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun.
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu.
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku ….
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV.
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga.
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk.
Hanya sekedar membaca berita dan gambar sampah.
Waktupun cepat berlalu…aku menjadi semakin kusam dalam lemari.
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu.
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali.
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu.
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan?
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba.
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya.
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…
Setiap saat berlalu… kuranglah jatah umurmu…
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.!!!
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
Di kuburmu nanti….
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri.
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu.
Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu.
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.
Peganglah aku lagi …. bacalah kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci.
Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui.
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu…

sumber: http://profiles.friendster.com/63590148

Written by brokenz1

July 8, 2010 at 9:55 am

Posted in Muslim

Tagged with

Jika aku jatuh cinta

leave a comment »


Bismillahirrahmanirrahim

Ya Allah,

Jika aku jatuh cinta,

Cintakanlah aku pada seseorang

Yang melabuhkan cintanya pada Mu,

Agar bertambah kekuatanku untuk menyintaimu.

Ya Muhaimin,

Jika aku jatuh hati

Izinkanlah aku menyentuh hati

Seseorang yang hatinya

Tertaut pada Mu

Agar tidak terjatuh aku

Dalam jurang cinta nafsu.

Ya Rabbana,

Jika aku jatuh hati

Jagalah hatiku padanya

Agar tidak berpaling

Daripada hati Mu.

Ya Rabbul Izzati,

Jika aku rindu

Rindukanlah aku

Pada seseorang yang

Merindui syahid di jalan Mu.

Ya Allah,

Jika aku menikmati cinta kekasih Mu

Janganlah kenikmatan itu melebihi

Kenikmatan indahnya bermunajat

Di sepertiga malam terakhir Mu.

Ya Allah,

Jika aku jatuh hati pada kekasihmu

Jangan biarkan aku bertatih

Dan terjatuh dalam perjalanan panjang

Menyeru manusia kepada Mu.

Ya Allah,

Jika kau halalkan aku merindui kekasihmu

Jangan biarkan aku melampaui batas

Sehingga melupakan aku

Pada cinta hakiki dan rindu abadi

Hanya kepada Mu.

Amin Ya Rabbal Alamin..

Written by brokenz1

June 16, 2010 at 3:12 am

Posted in Muslim

Qabilah-Qabilah Arab

leave a comment »

Jazirah Arab terbentang luas, terletak antara benua Asia dan Afrika. Dengan luas kurang lebih 3,1 juta km2, negeri ini bagaikan titik pusat dunia. Lebih dari sepertiga wilayah jazirah ini terdiri dari padang pasir yang tandus. Yang paling luas dan terkenal adalah padang pasir “Ar-Rabi’ul Khaly” yang membentang dari Selatan ke arah utara. Padang pasir inipun dihiasi dengan gunung-gunung batu yang tinggi. Diantara sela-selanya terdapat lembah-lembah yang kadang berair dan kadang keying. Tak ada sungai yang mengalir. Semua gersang.

Read the rest of this entry »

Written by brokenz1

November 6, 2009 at 9:21 am

Posted in Information, Muslim

Tagged with , , , ,

Keutamaan Sholat Tarawih

leave a comment »

Dari Ali bin Abi Tholib ra. Bahwa dia berkata: Nabi Muhammad saw ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan ramadhan. Kemudian beliau bersabda: “Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya”

Dan pada malam ke 2, ia diampuni dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya Mukmin.

Dan pada malam ke 3, seorang malaikat berseru dari bawah Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.”

Pada malam ke 4, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al Furqon.

Pada malam ke 5, Allah Ta’ala memberinya pahala seperti pahala orang shalat di Masjid Haram, Masjid Madinah dan Masjid Aqsha.

Pada malam ke 6, Allah Ta’ala memberinya pahala orang yang berhawab di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.

Pada malam ke 7, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa as, dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.

Pada malam ke 8, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahim as.

Pada malam ke 9, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi Muhammad SAW.

Pada malam ke 10, Allah Ta’ala memberikan karunia baginya dengan kebaikan dunia dan akhirat.

Pada malam ke 11, ia keluar dari dunia seperti saat Ia dilahirkan dari perut ibunya.

Pada malam ke 12, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.

Pada malam ke 13, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap keburukan.

Pada malam ke 14, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa dia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.

Pada malam ke 15, ia dido’akan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) ‘Arsy dan Kursi.

Pada malam ke 16, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk kedalam surga.

Pada malam ke 17, ia diberi pahala seperti pahala para Nabi.

Pada malam ke 18, seorang malaikat menyeru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu”.

Pada malam ke 19, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam syurga firdaus.

Pada malam ke 20, Allah memberi pahala para syuhadat (orang-orang yang mati syahid dan sholihin).

Pada malam ke 21, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.

Pada malam ke 22, ia datang pada hai kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.

Pada malam ke 23, Allah membangun untuknya sebuah kota dalam syurga.

Pada malam ke 24, ia memperoleh dua puluh empat do’a yang dikabulkan.

Pada malam ke 25, Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.

Pada malam ke 26, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.

Pada malam ke 27, ia dapat melewati Shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.

Pada malam ke 28, Allah mengankat baginya seribu derajat dalam syurga.

Pada malam ke 29, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.

Pada malam ke 30, Allah berfirman: “Hai hamba-ku, makanlah buah-buahan syurga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar, akulah Tuhanmu, dan engkau hambaku-Ku”

Written by brokenz1

August 22, 2009 at 4:09 am

Keutamaan Basmalah

with one comment

Setiap pekerjaan pastilah kita awali dengan kata basmalah, dari mulai bangun tidur sampai dengan mata kita tertutup untuk istirahat sejenak. Lalu apa keutamaan dari basmalah itu sendiri.

Dibawah ini merupakan hadist-hadist yang menerangkan keutamaan basmalah (Bismillaahir-Rohmaanir-Rohiim):

  • Diriwayatkan dari Imam Abdur Rahman bin Abu Hatim berasal dari Ibnu Abbas, bahwa Usman bin Affan bertanya kepada Rasulullah s.a.w tentang kalimah Bismillaahir-Rohmaanir-Rohiim, lalu Rasulullah s.a.w menjawab:

“Ia adalah salah satu dari Nama-nama Allah begitu dekatnya kalimah Bismillah ini dengan Nama Allah yang Teragung seperti dekatnya biji mata yang hitam dengan biji mata yang putih.”

  • Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih yanng berasal dari Abu Buraidah bahwa Rasulullah s.a.w bersabda:

“Diturunkan kepadaku satu ayat yang tak pernah diturunkan kepada salah seorang Nabi, selain Nabi Sulaiman bin Dawud dan saya sendiri, yaitu ayat  Bismillaahir-Rohmaanir-Rohiim

  • Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih juga dengan sanad-sanad yang sama, berasal dari Jabir bin Abdulah, katanya:

“Tatkala turun ayat Bismillaahir-Rohmaanir-Rohiim, awan-awan lari ke arah timur, lalu angin menjadi diam, laut bergelombang, semua binatang-binatang memasang telinga mendengar-kannya, setan-setan direjam dari langit, lalu Allah bersumpah: Demi kegagahan dan kemulian-Nya, apapun juga yang disebut Nama-Nya atasnya, Allah akan beri berkah padanya.”

Written by brokenz1

July 26, 2009 at 12:13 pm

Posted in Muslim

Tagged with ,

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.