Posts Tagged ‘install’
Install Avast di Ubuntu 9.04

Dulu saya tak peduli dengan apa yang namanya virus di laptop saya karena saya menggunakan sistem operasi yang menjamin kesehatan hidup saya hehehe (make mikocok = hidup gak sehat, mikocok bajakan = + dosa). Namun, seiring dengan banyaknya keluhan dari teman saya ketika ingin ngopy file dari laptop saya yang katanya laptop saya sarang virus (harus saya akui itu
) nah dari situ sering teman saya takut kalau ngambil file dari laptop saya. Dengan merenung sejenak saya akhirnya berpikir bijak, saya gak boleh egois, walaupun virus gak berdaya di laptop saya namun kalau file yang ada virus di jalanin di mikocok kan bisa jalan lagi tuh virusnya, nah yang lebih parah lagi kalau kita share file ke bos kita atau mau ngirim data penting ke kantor lain atau ngirim lamaran ke perusahaan kan bisa berabe tuh hidup saya. Udah data gak bisa dibaca komputer yang buat ngebaca data aku error lagi nah lho
.
Akhirnya saya pilih Avast for Linux sebagai pilihan saya, karena memang terbukti cukup handal ketangguhannya dalam membasmi virus. Pertama download dulu masternya disini pilih yang *.deb, trus minta key nya disini. Bila anda baru pertama kali mendaftar klik pada tulisan “I’m a new user and I need a registration key for avast! Home Edition”isi data diri dan email anda. Setelah lengkap lalu klik register. Registration key akan dikirimkan ke alamat email anda. Setelah registration key didapat, install avast yang sudah di download.
brokenz@brokenz:~/Desktop$ sudo dpkg -i avast4workstation_1.3.0-2_i386.deb
Jika installasi sudah maka jalankan dengan perintah :
brokenz@brokenz:~/Desktop$ sudo avast
Masukkan key nya yang sudah di dapat, secara otomatis akan menscan komputer anda. Jika bingung dengan command-commandnya maka ketik :
brokenz@brokenz:~/Desktop$ sudo avast –help
Untuk mempermudah kita, pastinya ingin dengan mode GUI kan.. caranya seperti ini :
brokenz@brokenz:~/Desktop$ cd /usr/lib/avast4workstation/share/avast/desktop
brokenz@brokenz:~/Desktop$ sudo ./install-desktop-entries.sh
Oke, mode GUI sudah terinstall dan silahkan dilihat di Applications -> Accessories -> avast! Antivirus. Untuk update nya silahkan langsung klik update aja.

Cara Install Cacti di Ubuntu
Alhamdulillah, masih bisa nulis lagi nih
Cacti merupakan software untuk memonitoring trafik jaringan dan menampilkan datanya dalam bentuk grafik yang mudah dimengerti dan dipahami tentunya disini merupakan software yang opensource. Sekarang kita mulai bagaimana cara menginstall cacti step by step :
Cara Install Grub di Ubuntu (Grub Error 17)
Tadi barusan ada temen saya yang grubnya error gara-gara dia gunain partision magic buat bikin partisi kosong untuk opensolaris, eh taunya malah setelah bikin partisi grubnya jadi error trus muncul tulisan Grub error 17 kalau gak salah sih … hehehe.
Aku sendiri sih sudah sering nemuin masalah kayak gini (maklum doyan banget nyobain distro yang bahkan gak hanya distro linux aja tapi juga distro unix kayak PC BSD, OpenBSD, NetBSD, Solaris 10). Nah gimana sih nangani masalah kayak gini, oke pertama pikiran harus tetap tenang dan dingin jangan biarkan nafsu amarah setan merasuki diri kita, kalau udah pikiran tenang dan dingin kita cari cd Ubuntu kita dan kalau sudah ketemu segera masukin ke PC atau Laptop kita yang barusan kita nyalain tentunya. Sama seperti proses pada saat install Ubuntu, setelah masuk desktop Ubuntu live cd segera saja kita buka aplikasi terminal dan pindah ke direktory ubuntu yang grubnya error biasanya sih kalau saya di /media/disk/. Kalau udah pindah tinggal kita ketikkan
brokenz@brokenz:~$ grub
trus ntar tampilan akan seperti ini
[ Minimal BASH-like line editing is supported. For
the first word, TAB lists possible command
completions. Anywhere else TAB lists the possible
completions of a device/filename. ]
grub>
nah selanjutnya kita check partisi apa aja yang ada
grub> geometry (hd0);
drive 0×80: C/H/S = 9729/255/63, The number of sectors = 156301488, /dev/sda
Partition num: 0, Filesystem type unknown, partition type 0×7
Partition num: 4, Filesystem type unknown, partition type 0×7
Partition num: 5, Filesystem type unknown, partition type 0×7
Partition num: 6, Filesystem type unknown, partition type 0×82
Partition num: 7, Filesystem type is ext2fs, partition type 0×83
Oke dari informasi diatas kita tahu kalau partisi ubuntu ada di partisi 7 yaitu dari ext2fs, lanjut aja dengan perintah
grub> root (hd0,7);
kalau udah tinggal kita eksekusi dengan perintah
grub> setup (hd0);
Checking if “/boot/grub/stage1? exists… yes
Checking if “/boot/grub/stage2? exists… yes
Checking if “/boot/grub/e2fs_stage1_5? exists… yes
Running “embed /boot/grub/e2fs_stage1_5 (hd0)”… 17 sectors are embedded.
succeeded
Running “install /boot/grub/stage1 (hd0) (hd0)1+17 p (hd0,7)/boot/grub/stage2
/boot/grub/menu.lst”… succeeded
Done
Nah kalau tampilannya succeeded berarti tandanya kita udah berhasil, trus restart aja deh and keluarin tuh cd Ubuntu Live cd nya, dan jreng jreng … grub anda sudah kembali seperti semula ….
Selamat mencoba ya …
Install dan Setting Samba di Linux Ubuntu
Laptop yang kupakai saat ini, terdiri dari 3 Operathing System yaitu :
- Ubuntu Hardy Heron
- Ubuntu Sabily
- Windows XP tentunya Genuine donk
But Windows XP ku terserang berbagai macam virus yang bertubi-tubi hingga akhirnya sekarat dan tak bisa kuselamatkan lagi, hehehe walaupun sudah tewas namun tetap kupertahankan (maksudnya partisinya tidak aku format), yah windows cuma nebeng nama di grub loader aja hehehe,,,
Aku yang keseharian memakai linux ubuntu hardy heron namun karena sesuatu hal yaitu modem Huawei tidak berfungsi dengan baik alias gk stabil, kadang konek kadang enggak. Hingga akhirnya keluarlah ubuntu Sabily yang menyelamatkan hidupku (hayah terlalu mendramatisir). Namun aku punya masalah utama, saat aku menulis artikel ini aku sedang mengerjakan Tugas Akhir, so aku terkendala masalah penulisan laporan TA yang harus memakai MS Office, karena jika kupaksakan menggunakan OO 3.0 hasilnya masih kurang optimal, aku berpikir sejenak dan merenung gimana ya caranya… dan aku pun menemukan solusinya, kenapa aku gk pakai windows di VBox OSE aja. Kan secara default Sabily ku sudah ada VBox OSE, segera saja aku install windows XP di VBox OSE dan setelah selesai install aku setting jaringan nya biar bisa konek dengan host yaitu Sabily ku, yupz walaupun ada kendala sedikit namun akhirnya bisa juga konek. Namun, masalah muncul ketika aku tak bisa mengakses USB Flashdisk, otomatis aku harus menggunakan jaringan untuk mengakses file dan master MS Office 2007 di Sabily ku. Untuk mengkoneksikannya aku harus menginstall samba terlebih dahulu
brokenz@brokenz:~$ su -
Password:
root@brokenz:~# aptitude install samba
nah sesudah aku install tinggal edit file konfigurasi di /etc/samba/smb.conf
root@brokenz:~# nano /etc/samba/smb.conf
workgroup = WORKGROUP
server string = %h server (Samba, Ubuntu)
dns proxy = no
log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
syslog = 0
panic action = /usr/share/samba/panic-action %d
security = user
username map = /etc/samba/smbusers
encrypt passwords = true
passdb backend = tdbsam
obey pam restrictions = yes
unix password sync = yes
passwd program = /usr/bin/passwd %u
passwd chat = *Enter\snew\s*\spassword:* %n\n *Retype\snew\s*\spassword:* %n$
pam password change = yes
map to guest = bad user
usershare allow guests = yes
[homes]
comment = Home Directories
browseable = yes
read only = yes
create mask = 0700
directory mask = 0700
valid users = %S
[netlogon]
comment = Network Logon Service
path = /home/samba/netlogon
guest ok = yes
read only = yes
share modes = no
[profiles]
comment = Users profiles
path = /home/samba/profiles
guest ok = no
browseable = no
create mask = 0600
directory mask = 0700
[printers]
comment = All Printers
browseable = no
path = /var/spool/samba
printable = yes
guest ok = no
read only = yes
create mask = 0700
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
guest ok = no
[coba share]
comment = buat coba
path = /home/
create mask = 0600
directory mask = 0700
nah seperti diatas settingnya…
jika sudah simpan dan restart service samba dengan,,
root@brokenz:~# /etc/init.d/samba restart
* Stopping Samba daemons [ OK ]
* Starting Samba daemons [ OK ]
oke selesai sudah…
dan buka di explore windows dengan alamat IP Sabiily ku misal \\10.14.1.1
jika minta password, maka tambahkan dulu user dan password dengan,,
root@brokenz:~# smbpasswd -a lukman
oke selesai sudah …


.
.
.
![Siena IV (The Tuscany Series) [Explore] Siena IV (The Tuscany Series) [Explore]](http://static.flickr.com/7083/7320391910_8e527775a2_t.jpg)
